Selasa, 01 September 2015

PENGEN TAU TENTANG HIJAB? MAMPIR YUK DISINI!




Merawat Rambut Yang Tertutup (Jilbab)
Pada posting kali ini sebenarnya tidak hanya diperuntukkan bagi wanita yang memang sudah mengenakan jilbab secara permanen, namun juga diperuntukkan bagi ladies yang suka mengenakan kerudung walaupun tidak permanen, atau bisa juga bagi ladies yang dalam kesehariannya suka menggunakan topi atau mungkin yang bekerja di pertambangan yang harus sering keluar ruangan dan menuju areal pertambangan dengan kepala yang lebih sering tertutup helm. Berkaitan dengan helm, tips di posting kali ini juga bisa diperuntukkan bagi ladies yang sering menggunakan motor baik itu ke tempat kerja atau ke tempat-tempat lainnya. Karena saat mengendarai motor kan kita wajib harus menutup kepala kita dengan helm yang berlabel SNI demi keselamatan kita. Jadi kepala dan rambut yang tertutup tersebut pada dasarnya juga harus dibersihkan sebagaimana ladies yang juga mengenakan jilbab cara perawatan rambutnya karena kan memang ya ladies, prinsipnya rambut yang tertutup apapun apabila sering ditutup memang membutuhkan perawatan yang ekstra.
Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa ladies lakukan untuk perawatan dan pemeliharaan rambut ladies yang lebih sering tertutup entah dengan jilbab, helm atau topi agar rambut tetap sehat, jauh dari ketombe, maupun kutu, ataupun rambut rontok, rambut bercabang, dan rambut yang pigmennya rusak.
  1. Ketika kamu baru habis selesai keramas, sebaiknya jangan langsung menggunakan jilbab, atau penutup lainnya pada rambutmu. Rambut kamu harus benar-benar kering dulu baru bisa kamu tutup. Apabila kamu keramas saat sebelum beraktivitas dan harus menutup rambutmu khususnya dengan jilbab, sebaiknya kamu keringkan dengan hair dryer. Namun alat-alat pemanas itu pada dasarnya tidak sehat lho ladies bagi rambut dan kulit kepala kamu, maka sebaiknya jika rambut sudah terasa gatal, disarankan kamu keramas sepulang beraktivitas, misalnya pada sore hari atau beberapa jam sebelum tidur. Membawa rambut basah ke tempat tidur juga tidak sehat, karena nanti rambut akan tertutup ketika tidurnya telentang, sebaiknya kamu keringkan dengan didiamkan atau bisa dengan menggunakan kipas angin. Rambut yang lembab apabila langsung ditutup akan memicu ketombe, gatal, dan juga bau apek dari kulit kepala.
  2. Bagi ladies yang mengenakan jilbab (karena memang posting ini diutamakan untuk yang memakai jilbab walaupun memang bisa dipraktekan ke kondisi yang lain) sebaiknya kamu memilih jilbab yang bisa menyerap keringat, seperti jilbab yang terbuat dari bahan kaos atau bahan katun, karena jilbab yang mampu menyerap keringat akan mencegah rambut dan kulit kepala kamu dari kelembaban yang nantinya akan berdampak seperti tersebut di dalam poin satu apabila terus menerus didiamkan dan dibiarkan
  3. Pada saat mengenakan jilbab atau penutup kepala lainnya, tentunya kamu ingin menguncir atau mengikat rambut kamu kan ladies. Hal itu otomatis sekali, bahkan ladies yang memiliki rambut sependek apapun juga jika akan mengenakan penutup kepala seperti jilbab juga berusaha untuk menguncir rambutnya karena sehelai atau dua helai saja rambut keluar-keluar dari penutup kepala akan menimbulkan kondisi yang tidak nyaman. Kamu akan kerepotan untuk memasukkan rambut ke penutup kepala dan hasilnya nanti penutup kepala kamu pun akan terlihat berantakan nantinya. Nah, saat menguncir rambut ini jangan menggunakan kuncir rambut yang berbahan keras, gunakan kunciran yang berbahan lembut seperti kain beludru dan jangan mengikatnya terlalu kencang untuk menghindari kerontokan
  4. Rawatlah rambut dengan mengkeramas rambut setidaknya tiga kali seminggu. Kemudian tidak ada salahnya untuk pergi ke salon melakukan creambath rambut, atau bisa juga kamu lakukan sendiri dengan menggunakan bahan-bahan alami untuk mengcreambath rambut setidaknya seminggu sekali. Hasilnya rambutmu yang biasa tertutup tersebut akan tetap sehat, kuat, dan juga bersih bercahaya.

Tips Menggunakan Jilbab Segitiga Yang Muslimah Tapi Tetap Trendy


Tips Menggunakan Jilbab Segitiga
Jilbab yang kita kenakan memiliki beragam bentuk. Ada yang segi empat, ada yang segitiga, ada yang jilbab langsung seperti bergo, daleman ninja, dan lain sebagainya. Saat ini admin akan membagi-bagikan info mengenai cara menggunakan jilbab segitiga dan bagaimana cara pakai model jilbab segitiga dengan berbagai macam gaya tren yang saat ini sedang banyak digandrungi.
Jilbab segitiga mungkin akan mudah digunakan dibandingkan dengan jilbab segi empat apabila akan digunakan dengan cara jilbab yang biasa saja atau standar. Jika mengenakan jilbab segi empat harus ada langkah tambahannya saat kita ingin memakainya dengan cara yang standar, yaitu jilbab segi empat itu harus dilipat dua dan akan menjadi jilbab segitiga, mengenai apakah jilbab segi empat nanti jatohnya akan lebih tebal jika dibandingkan dengan jilbab segitiga itu belum tentu juga ladies, jadi tergantung dengan bahannya masing-masing. Namun jilbab segi empat jika dibentuk menjadi style-style jilbab yang bervariasi akan lebih mudah dibentuk. Sementara jika jilbab segitiga, maka tidak selalu mudah untuk divariasikan, namun ada beberapa style jilbab yang begitu kreatif bisa dibentuk dari jilbab berbentuk segitiga.
Beberapa gaya berjilbab segitiga yang bisa divariasikan tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
Gaya jilbab segitiga dengan membiarkan salah satu sisi sampingnya menjuntai. Ini adalah salah satu gaya jilbab yang terbilang sedang tren di kalangan jilbaber. Ternyata jilbab model seperti ini bisa dipraktekan dengan memakai jilbab berbentuk segitiga.
Cara memakainya adalah sebagai berikut:
Gunakan ciput model apa saja, bisa juga topi daleman jilbab. Sebelum memakai ciput dan daleman sebaiknya kamu menguncir rambutmu ladies agar nantinya rambutmu tidak keluar-keluar. Menguncir rambut jangan memakai kunciran yang berbahan dasar keras, sebaiknya memakai kunciran yang terbuat dari kain seperti kain beludru agar rambut tidak rusak seperti patah, rontok, dan bercabang. Apabila memakai topi yang ujungnya harus diikat, mengikatnya jangan terlalu kencang karena nantinya akan membuat kamu merasa tidak nyaman setelah mengenakan jilbab secara keseluruhan. Apalagi hal tersebut juga berpotensi menyebabkan kamu menderita sakit leher. Setelah kamu yakin memakai daleman jilbab dengan rapi kemudian kamu mulai meletakkan jilbab segitiga dengan rapih dan julurkan salah satu ujung jilbab agar lebih panjang dibandingkan dengan sisi yang sebelah satunya. Setelah itu tariklah ujung jilbab yang lebih panjang tersebut hingga sampai bagian atas telinga di bagian sisi yang lain, sehingga ujung jilbab di bagian belakang secara otomatis menarik ke depan dan disampirkan ke bahu yang berlawanan dengannya. Jangan posisikan ujung jilbab panjang tersebut pas di atas telinga kamu ladies, usahakan agak ke belakang sedikit agar nantinya tidak menyakitkan telingamu. Sematkan ujung jilbab dengan menggunakan peniti atau bros atau jarum pentul apabila tidak ingin tampil secara mencolok. Setelah itu kamu bisa membenarkan ujing jilbab panjang yang tadi disematkan di belakang telinga di bagian belakang kepala, sebelumnya tarik terlebih dahulu agar ukurannya lebih panjang tapi pelan-pelan ya ladies menariknya, setelah itu baru disematkan lagi ujung jilbab tersebut dengan peniti, jarum pentul, atau bros di bagian belakang kepala tersebut. Masih ada satu ujung jilbab lagi kan ladies, perlebar ujung yang ini hingga menutupi keseluruhan dada kamu. Sematkan dengan bros atau peniti agar bentuk lebarnya tetap terjaga.
Gaya jilbab segitiga yang kedua adalah dengan menyematkan jilbab di dagu. Langkah-langkah pertama sama seperti di atas. Namun yang berbeda adalah ujung jilbab yang lebih panjang sematkan di belakang kepala agar jilbab menyatu dengan ciput, dan ujung satunya biarkan menutupi dada.